Guru Tamu Yamaha Teguh Putra Mandiri Purwokerto di SMK Negeri 1 Rembang Purbalingga: Bekali Siswa Pemasaran dengan Product Knowledge, Strategi Sales, dan Pelayanan Prima

Rembang, Purbalingga – Bagaimana rasanya belajar langsung dari praktisi industri otomotif ternama? Bagi ratusan siswa Jurusan Pemasaran SMK Negeri 1 Rembang Purbalingga, pengalaman tersebut menjadi momen berharga yang membuka wawasan baru tentang dunia kerja sesungguhnya.

Suasana Aula Gedung PK SMK Negeri 1 Rembang Purbalingga pada Kamis (6/8/2026) tampak berbeda dari biasanya. Sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, para siswa kelas X dan XI Jurusan Pemasaran, Konsentrasi Keahlian Bisnis Digital dan Bisnis Ritel, mengikuti kegiatan Guru Tamu (Praktisi Industri) yang menghadirkan narasumber dari Dealer Yamaha Teguh Putra Mandiri Purwokerto.

Mengangkat tema "Mengoptimalkan Product Knowledge, Strategi Sales, dan Pelayanan Prima untuk Meningkatkan Kepuasan Pelanggan", kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi pembelajaran berbasis industri yang terus dikembangkan SMK Negeri 1 Rembang Purbalingga.

Tidak hanya menghadirkan praktisi profesional, kegiatan ini juga menghadirkan dua siswi Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) Konsentrasi Keahlian Bisnis Digital yang sedang menjalani PKL di Yamaha Teguh Putra Mandiri Purwokerto, yaitu Ayunita dan Widya, sehingga siswa memperoleh gambaran nyata mengenai pengalaman belajar sekaligus bekerja di dunia industri.

Belajar Langsung dari Praktisi Industri Yamaha

Kegiatan Guru Tamu menghadirkan narasumber utama, Mukhammad Khasan, praktisi dari Dealer Yamaha Teguh Putra Mandiri Purwokerto, yang membagikan pengalaman, strategi, serta budaya kerja yang diterapkan di industri otomotif modern.

Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan seorang tenaga pemasaran tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjual produk, tetapi juga oleh kemampuan memahami kebutuhan pelanggan, membangun komunikasi yang baik, serta memberikan pelayanan yang mampu menciptakan kepuasan dan loyalitas konsumen.

Materi yang disampaikan dikemas secara komunikatif, interaktif, dan penuh contoh kasus yang dekat dengan kehidupan siswa. Hal tersebut membuat suasana seminar terasa hidup sehingga peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif berdiskusi dan menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan narasumber.



Product Knowledge Menjadi Modal Utama Seorang Sales Profesional

Salah satu materi utama yang dibahas adalah pentingnya product knowledge.

Narasumber menjelaskan bahwa seorang tenaga pemasaran wajib mengenal produknya secara mendalam. Mulai dari spesifikasi, fitur unggulan, kelebihan dibandingkan kompetitor, manfaat produk bagi konsumen, hingga solusi yang dapat diberikan kepada pelanggan.

Melalui pemahaman tersebut, seorang sales akan lebih percaya diri ketika melakukan presentasi produk maupun saat menjawab pertanyaan pelanggan.

Dalam dunia bisnis saat ini, pelanggan tidak hanya membeli sebuah barang, tetapi juga membeli informasi, kepercayaan, dan solusi. Oleh karena itu, product knowledge menjadi salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki lulusan SMK, khususnya pada Konsentrasi Keahlian Bisnis Digital dan Bisnis Ritel.

Strategi Sales Modern yang Mengikuti Perkembangan Digital

Selain product knowledge, peserta juga memperoleh wawasan mengenai strategi penjualan yang relevan dengan perkembangan era digital.

Mukhammad Khasan menjelaskan bahwa karakter konsumen saat ini telah berubah. Sebelum membeli produk, pelanggan biasanya mencari informasi melalui media sosial, marketplace, website, maupun ulasan pelanggan lain.

Oleh sebab itu, seorang sales modern harus mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana membangun kepercayaan konsumen.

Beberapa strategi yang dibahas antara lain:

membangun komunikasi yang ramah dan profesional,

memahami kebutuhan pelanggan sebelum menawarkan produk,

melakukan pendekatan konsultatif, bukan sekadar menjual,

memanfaatkan media digital sebagai media promosi,

menjaga hubungan baik dengan pelanggan setelah transaksi selesai.

Melalui strategi tersebut, siswa diajak memahami bahwa profesi sales saat ini bukan lagi sekadar menawarkan barang, melainkan menjadi konsultan yang mampu memberikan solusi terbaik kepada pelanggan.




Pelayanan Prima Menjadi Kunci Kepuasan Pelanggan

Materi berikutnya membahas mengenai pelayanan prima (service excellence).

Dalam dunia bisnis yang penuh persaingan, kualitas pelayanan menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan perusahaan.

Narasumber menjelaskan bahwa pelayanan prima dimulai dari hal-hal sederhana, seperti:

menyambut pelanggan dengan ramah,

berkomunikasi menggunakan bahasa yang sopan,

mendengarkan kebutuhan pelanggan,

memberikan solusi yang tepat,

melayani dengan cepat,

menjaga penampilan yang profesional,

serta menindaklanjuti pelanggan setelah transaksi.

Menurut beliau, pelanggan yang merasa puas bukan hanya berpotensi melakukan pembelian ulang, tetapi juga akan merekomendasikan perusahaan kepada orang lain. Inilah yang menjadi salah satu kekuatan utama dalam membangun citra positif sebuah perusahaan.

Pengalaman Nyata dari Siswi PKL Yamaha Menjadi Inspirasi

Sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah ketika dua siswi PKL Bisnis Digital, Ayunita dan Widya, berbagi pengalaman selama menjalani Praktik Kerja Lapangan di Yamaha Teguh Putra Mandiri Purwokerto.

Mereka menceritakan bagaimana suasana bekerja di dunia industri, mulai dari proses adaptasi, kedisiplinan, budaya kerja, komunikasi dengan pelanggan, hingga tantangan yang mereka hadapi setiap hari.

Pengalaman tersebut memberikan motivasi kepada adik-adik kelas bahwa ilmu yang dipelajari di sekolah benar-benar diterapkan di dunia kerja.

Ayunita dan Widya juga menyampaikan bahwa selama menjalani PKL, mereka belajar banyak hal yang tidak hanya berkaitan dengan pemasaran digital, tetapi juga pengembangan karakter seperti tanggung jawab, disiplin, kerja sama tim, komunikasi, serta pelayanan kepada pelanggan.

Testimoni tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta karena disampaikan langsung oleh siswa yang sedang merasakan pengalaman bekerja di industri.



Pembelajaran Berbasis Industri Menjadi Kekuatan SMK Negeri 1 Rembang Purbalingga

Kegiatan Guru Tamu ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis industri yang terus dikembangkan oleh Jurusan Pemasaran SMK Negeri 1 Rembang Purbalingga.

Kolaborasi antara sekolah dan dunia usaha maupun dunia industri menjadi langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja.

Melalui kegiatan seperti ini, siswa memperoleh kesempatan belajar langsung dari praktisi sehingga wawasan mereka tidak hanya berasal dari buku pelajaran, tetapi juga dari pengalaman nyata para profesional.

Pendekatan tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan vokasi, yaitu mencetak lulusan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki karakter kerja yang baik, serta siap bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha.

Antusiasme Peserta Membuat Kegiatan Berlangsung Interaktif

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana aula dipenuhi antusiasme siswa.

Banyak peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar strategi menghadapi pelanggan, teknik komunikasi dalam penjualan, peluang karier di industri otomotif, hingga pengalaman bekerja di Yamaha.

Sesi tanya jawab berlangsung hangat dan penuh semangat. Tidak sedikit siswa yang mengaku memperoleh wawasan baru mengenai profesi sales profesional yang selama ini sering dipandang sebelah mata.

Padahal, melalui penjelasan narasumber, siswa memahami bahwa profesi pemasaran membutuhkan kemampuan komunikasi, analisis kebutuhan pelanggan, negosiasi, kreativitas, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Membangun Soft Skills dan Mental Siap Kerja

Selain kompetensi teknis, kegiatan Guru Tamu juga menanamkan pentingnya pengembangan soft skills.

Narasumber menekankan bahwa perusahaan saat ini lebih menyukai calon tenaga kerja yang memiliki karakter positif seperti disiplin, jujur, bertanggung jawab, komunikatif, mampu bekerja sama, serta memiliki semangat belajar yang tinggi.

Kemampuan tersebut menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Bagi siswa SMK, keterampilan teknis memang penting, namun sikap profesional menjadi faktor yang tidak kalah menentukan keberhasilan karier di masa depan.


Kolaborasi Sekolah dan Industri Semakin Menguat

Kegiatan Guru Tamu bersama Yamaha Teguh Putra Mandiri Purwokerto menjadi bukti bahwa sinergi antara sekolah dan dunia industri terus diperkuat.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual sekaligus memperluas wawasan siswa mengenai perkembangan industri, khususnya di bidang pemasaran, bisnis digital, dan bisnis ritel.

Dengan menghadirkan praktisi industri secara langsung, siswa memperoleh inspirasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi agar siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Saatnya Generasi Pemasaran Menjadi Profesional Sejak Bangku Sekolah

Kegiatan Guru Tamu ini bukan sekadar seminar, melainkan investasi kompetensi bagi calon tenaga profesional di masa depan. Melalui materi tentang product knowledge, strategi sales, dan pelayanan prima, siswa dibekali kemampuan yang menjadi fondasi penting dalam dunia pemasaran modern.

Ditambah dengan pengalaman inspiratif dari Ayunita dan Widya yang sedang menjalani PKL di Yamaha Teguh Putra Mandiri Purwokerto, peserta mendapatkan gambaran nyata bahwa kesuksesan karier dapat diraih melalui kemauan belajar, kedisiplinan, dan semangat untuk terus berkembang.

SMK Negeri 1 Rembang Purbalingga terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri melalui berbagai program kemitraan bersama dunia usaha dan dunia industri. Harapannya, lulusan Jurusan Pemasaran dengan Konsentrasi Keahlian Bisnis Digital dan Bisnis Ritel tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu beradaptasi, berinovasi, bahkan menciptakan peluang usaha sendiri.

Mari dukung pendidikan vokasi yang semakin dekat dengan dunia industri. Ikuti terus berbagai kegiatan inspiratif, kolaborasi bersama praktisi, serta prestasi siswa SMK Negeri 1 Rembang Purbalingga melalui website dan media sosial resmi sekolah. Bersama dunia industri, kita wujudkan lulusan yang kompeten, profesional, berkarakter, dan siap menjadi generasi unggul Indonesia.

Berita Lainnya